🌩️ Atlet Renang Indonesia Era 80 An

TimPara-Renang Indonesia tampil sebagai juara umum pada ASEAN Para Games 2022 dengan total perolehan 87 medali, terdiri atas 29 medali emas, 31 perak, dan 27 medali perunggu.Bahkan, perolehan medali AtletTerbaik Nasional SIWO/PWI Jaya (, 1983), mendapat 9 -medali emas dalam kejuaraan antar klub di Jakarta, 1983 PON XI, Jakarta, 1985, ia meraih 8 emas, 2 perak. Saudari Elsa yang berprestasi di ajang perlombaan renang ternyata tidak hanya Elfira, namun ada lagi si bungsu yang bernama Kevin Rose Nasution. Selainmengganggu fokus, hal-hal nonteknis kerap berpengaruh terhadap hasil pertandingan. Kali ini, mantan atlet renang andalan Indonesia, Richard Sam Bera, bercerita mengenai emasnya yang melayang karena faktor nonteknis. Ditemui di rapat koordinasi teknis Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) bersama para awak media, Richard mengatakan PRESTASIATLET RENANG INDONESIA Apa saja sih prestasi para atlet renang Indonesia? Berikut info yang didapatkan dari Wikipedia. PRESTASI LENGKAP ELFIRA ROSA NASUTION: via: adalah prestasi lengkap Elfira Rosa Nasution: Atlet Terbaik Nasional SIWO/PWI Jaya (, 1983), mendapat 9 -medali emas dalam kejuaraan antar klub di Jakarta, 1983 PON XI, Jakarta, 1985, ia meraih Oleh karena itu, Color Asia Live ingin mengajak para penggemar MLTR dan penggemar musik era 90-an untuk bernostalgia kembali dengan menghadirkan MLTR ke Indonesia pada 16 Oktober 2022 di Grand Ballroom Hotel Pullman Jakarta Central Park," tambahnya. Tak hanya di Jakarta, grup tersebut juga akan tampil di Kota Surabaya pada tanggal 19 Oktober 2022. Soloposcom, JAKARTA — Dua atlet renang Indonesia kebagian wild card Olimpiade Tokyo. Mereka yang mendapatkan jatah universality atau wild card untuk mewakili Indonesia di cabang olahraga renang Olimpiade Tokyo itu adalah perenang putra Aflah Fadlan Prawira dan perenang putri Azzahra Permatahani.. Fadlan maupun Azzahra mengumpulkan FINA poin tertinggi setelah seleksi tahap akhir pada Akhirnyabisa mendapatkan lima medali emas. Semarang (ANTARA) - Zaki Zulkarnain sukses menyapu bersih lima medali emas para-renang pada ASEAN Para Games 2022 yang berlangsung di Stadion Jatidiri Semarang, Jumat, meski sempat mengalami dehidrasi karena cuaca panas di sekitar gelanggang renang outdoor di Kompleks Stadion Jatidiri, Semarang. Semarang(ANTARA) - Tim Para-Renang Indonesia tampil sebagai juara umum pada ASEAN Para Games 2022 dengan total perolehan 87 medali, terdiri atas 29 medali emas, 31 perak, dan 27 medali perunggu. Bahkan, perolehan medali emas pada pesta olahraga terbesar bagi atlet-atlet difabel se-Asia Tenggara itu melampaui target yang ditetapkan, yakni 27 DiagramFrekuensi Status Hidrasi pada Atlet Sepak bola Beringin Putra Football Club Wonosobo VO2max pada Atlet Sepak bola Beringin Putra Football Club Wonosobo Hasil analisis statistik deskriptif untuk variabel VO2 max pada atlet sepak bola Beringin Putra Football Club Wonosobo secara keseluruhan dari 18 anak diperoleh nilai maksimum = 52,82 BacaJuga: Pebulutangkis Indonesia yang Memutuskan Menjadi WNA. 2. Hariyanto Arbi. Hariyanto Arbi. Hariyanto Arbi merupakan pria kelahiran Kudus, 21 Januari 1972 yang juga merupakan atlet jebolan PB Djarum yang aktif bermain di era 1990'an. Hariyanto Arbi memiliki julukan "Smash 100 watt" dikarenakan pukulan smash nya yang begitu kencang. Tahun'80-an merupakan tahun yang dianggap oleh banyak orang sebagai masa terbaik atau era terbaik yang pernah dilalui oleh Indonesia. Pasalnya, pada tahun-tahun tersebut Indonesia sedang menikmati masa damai, dan kemakmuran dari berbagai sisi. Dimana masyarakat pada masa itu sangat jauh dari berbagai konflik politik, maupun konflik sosial utOHf. Sejak beberapa dekade yang lalu, olahraga renang di Indonesia ternyata sudah bukan hanya sekedar aktivitas hobi saja. Sebab faktanya tidak sedikit atlet renang nasional Indonesia yang mampu unjuk gigi di kancah nasional bahkan internasional. Penyelenggaraan kompetisi renang di Indonesia sendiri sudah terbilang cukup sering. Berbagai kompetisi renang kelas amatir hingga profesional setidaknya sudah pernah terselenggara sejak puluhan tahun lalu. Hebatnya, banyak atlet renang berbakat dari berbagai daerah mampu menunjukkan penampilan terbaiknya dalam kompetisi tersebut. Berawal dari kompetisi lokal itulah kita mengenal beberapa nama atlet renang yang mampu mewakili Indonesia di berbagai kompetisi renang antar negara. Sebut saja “Trio Emas Keluarga Nasution” yang mampu mengharumkan nama Indonesia di kancah Asia. Kita tahu, trio emas nasution tersebut terdiri dari Elfira Rosa Nasution, Elsa Manora Nasution, dan Maya Masita Nasution. Ketiga nama atlet tersebut telah berulang kali menorehkan prestasinya di berbagai kompetisi renang tingkat Nasional hingga Asia. Pernah menjadi atlet renang kebanggaan Indonesia lantaran bakat dan prestasinya dalam mempraktikan gaya olahraga renang yang mengagumkan. Nah, selain trio Nasution tersebut, siapa saja kah atlet renang nasional Indonesia yang mampu berbicara banyak di kancah Internasional? Berikut ulasannya untuk Anda. Profil Lengkap dan Perjalanan 5 Atlet Renang Nasional Indonesia Berprestasi Siapa sangka renang yang dulunya tidak terlalu dikenal di Indonesia kini justru menjadi salah satu cabang olahraga yang disasar banyak peminat. Indonesia yang terbilang pemula di turnamen renang pun kini mulai menelorkan atlet-atlet berbakatnya. Beberapa diantaranya bahkan bisa sampai juara di kancah Asia. Baiklah berikut ini beberapa nama atlet renang Indonesia yang mampu berbicara banyak di kancah kompetisi Nasional hingga Asia. 1. Elsa Manora Nasution & Elfira Rosa Nasution Ya, siapa yang tidak kenal dengan dua sosok atlet renang wanita bersaudara ini? Berkat talenta, dedikasi dan didikan langsung dari sang ayah yang merupakan pelatih renang nasional mereka berdua menjelma menjadi atlet renang tanah air berprestasi. Elsa Manora Nasution Yang paling dikenang dan membanggakan yakni mampu membawa nama Indonesia bertaring di ajang kompetisi renang Asia. Berkompetisi di nomor 100 meter gaya punggung keduanya mampu menorehkan beberapa rekor dunia. Kita ingat, Elsa Manora Nasution sendiri pernah berjaya di ajang SEA Games 2003 dengan meraih medali perunggu. Meski hanya mendapatkan peringkat ketiga, namun dirinya mampu menjadi wakil Indonesia satu-satunya yang meraih medali di ajang prestisius tingkat Asia tersebut. Kita beralih ke Elfira Rosa Nasution, Elfira yang merupakan kakak kandung Elsa juga sebelumnya merupakan perenang berprestasi milik Indonesia. Berlaga di nomor spesialisasi gaya bebas, Elfira menjadi langganan dengan bolak-balik menjuarai kompetisi nasional. Dengan torehan 8 medali emas di kompetisi yang sama, Elfira mampu menjadi perenang yang diperhitungkan saat itu. Meski berjaya di kancah nasional dan regional, sayangnya Elfira hanya mampu menembus sampai di tim nasional saja. Dirinya belum mampu membawa Indonesia meraih medali di kancah Asean Games maupun Sea Games. Meski begitu, usaha kerasnya patut diacungi jempol sebab sudah menjadi bagian dari squad renang Indonesia. Nah, untuk tahu lebih lengkap tentang profil dan prestasi yang diraih dua atlet bersaudara ini mari kita lihat ringkasan profilnya berikut ini. NamaElfira Rosa NasutionTTLJakarta, 1 Maret 1970PendidikanSD Harapan MedanSMP Xaverius JambiPendidikan Khusus Renang Klub Prim MedanCyprus Aquatic Club Los Angeles Prestasi 9 Medali Emas Kejuaraan Antar Klub di Jakarta 1983 Atlet Terbaik Nasional tahun 1980, 1981, 19838 medali emas dan 2 perak pada PON Jakarta 1985 Nama Elsa Manora Nasution TTL Jakarta, 25 Oktober 1977 Prestasi Medali perunggu 100 meter gaya punggung pada SEA Games 2003 di Hanoi, Vietnam 2. Jessica P Laurens Perenang yang satu ini memang jarang terekspos di media. Jessica yang lahir pada 21 Januari 1989 memulai karir renangnya dari bawah. Meski tidak begitu dikenal di kancah Asia maupun Internasional, nampaknya Indonesia patut bangga karena prestasi-prestasi domestik Jessica yang mentereng. Ya, jessica pernah menjadi atlet renang terbaik pada gelaran Indonesia Open tahun 2006. Selain mendapat predikat sebagai perenang terbaik di ajang tersebut, Jessica juga berprestasi pada event lain. Diantaranya pada Kejuaraan Nasional Renang tahun 2007. Tidak main-main, Jessica menggondol 8 medali emas sekaligus untuk kontingen regionalnya saat itu. Pada event berikutnya tahun 2008, Jessica menggondol medali emas kembali dan mencatatkan rekor pada Kelompok Umur Nasional 50 meter gaya kupu-kupu. Profil Singkat Jessica Laurens Nama Jessica P. Laurens TTL Makassar, 21 Januari 1989 Prestasi Perenang Terbaik Indonesia Open 2006Perenang Terbaik Kejurnas dengan 8 medali emas 2007Rekor Kelompok Umur Nasional 50 meter gaya kupu-kupu 2008 Kabarnya, atlet renang yang satu ini tetap menggeluti dunia renang dan kini menjadi pelatih. 3. Yessy Yosaputra Yessy adalah salah satu atlet renang andalan Indonesia berusia 25 tahun. Nomor spesialisasinya adalah gaya punggung. Baca Intip…!!! Teknik Dan Manfaat Renang Gaya Punggung Yessy pernah menggondol medali emas pada ajang SEA Games 2011 sekaligus memecahkan rekor saat itu. Berlaga di nomor 200 meter gaya punggung putri, Yessy mencatatkan waktu 2 menit 15,73 detik. Catatan waktu ini melampaui yang ditorehkan oleh atlet renang Filipina Akiko Thomson dengan catatan waktu 2 menit 16,76 detik. Profil Yessy Yosaputra Nama Yessy Yosaputra TTL Bandung, 27 Agustus 1994 Pendidikan SD Santo Yusuf Bandung SMP 3 Bandungkom SMAK II Penabur Bandung Prestasi Juara 3 Horizon Cup nomor 100 meter gaya bebas 2001Juara 1 Kejurnas nomor 100 meter gaya punggung 2007Medali Perak di PON 2008 nomor 200 meter gaya punggungMedali emas 200 meter Gaya Punggung Sea Games 2011Medali perunggu 4 x 200 meter estafet gaya bebas putri Sea games 2011 4. I Gede Siman Sudartawa I Gede merupakan atlet renang asal Bali yang berkiprah di nomor spesialisasi gaya punggung. Prestasinya cukup mencolok terutama saat berlaga di ajang SEA Games 2011 dimana dirinya berhasil meraih medali emas saat itu. I Gede Siman Sudartawa Yang istimewa lagi di ajang tersebut, I Gede Siman Sudartawa menyabet 4 medali emas sekaligus pada empat nomor yang berbeda. Bermain di nomor 50 meter, 100 meter, 200 meter, dan beregu putera, keempat nomor tersebut berhasil menyumbangkan medali emas untuknya dan kontingen Indonesia. Selain mendapatkan medali emas, I Gede juga mencatatkan rekor baru bagi dirinya. Bermain di nomor gaya punggung 100 meter putra, I Gede mampu mencatatkan waktu tercepat 55,59 detik. Catatan waktu ini merupakan rekor baru, mematahkan rekor pendahulunya yang dipegang oleh perenang Malaysia, Lim Keng Liat 56,16 detik. Profil Singkat I Gede Siman Sudartawa Nama I Gede Siman Sudartawa TTL Bali, 8 September 1994 Prestasi Medali Emas Porprov 2009Medali Emas 50 meter, 100 meter, 200 meter gaya punggung, dan 4 x 100 meter gaya ganti beregu pada SEA Games 2011 Rekor Mencatat rekor waktu tercepat gaya punggung 100 meter pada SEA Games 2011Mencatat rekor waktu tercepat di nomor 4 x 100 meter gaya ganti beregu putra 3 menit 41,35 detik Kini para I Gede menjadi salah satu atlet renang senior yang sedang berjuang memenangkan event-event kejuaraan renang lainnya. Mari kita do’akan semoga sukses ya. Nah, itu dia empat dari atlet renang nasional Indonesia yang berprestasi baik di tingkat nasional maupun internasional. Semoga artikel singkat ini bisa menambah wawasan Anda untuk mengenal lebih dekat perkembangan olahraga renang di Indonesia. Jangan lupa share artikel ini sebanyak-banyaknya dan semoga bermanfaat. Jakarta - Pengurus Besar Persatuan Renang Seluruh Indonesia atau PB PRSI menargetkan tiga medali emas untuk cabang olahraga renang pada SEA Games 2023 Kamboja. Oleh sebab itu, deretan wajah lama kembali memperkuat Indonesia pada pesta olahraga terbesar di Asia Tenggara edisi ke-32 tersebut seperti I Gede Siman Sudartawa yang menjadi perenang nama Siman, Indonesia juga memiliki perenang berprestasi lainnya. Dirangkum dari berbagai sumber berikut deretan nama-nama atlet renang Indonesia yang akan berlaga pada SEA Games 2023 I Gede Siman SudartawaI Gede Siman Sudartawa merupakan atlet andalan Indonesia asal Bali. Siman mengenal olahraga renang sejak duduk dibangku kelas dua sekolah dasar. Pria kelahiran 8 September 1994 ini juga merupakan perenang spesialis nomor gaya pernah menyabet empat medali emas pada SEA Games 2011. Siman juga berhasil memecahkan rekor nomor 100 meter gaya punggung putra dan 4X100 meter gaya ganti beregu 2012 silam siman tampil di Olimpiade di London. Lalu pada 2013 ia mendapatkan medali perak di SEA Games ke-27. Ia berhasil dengan catatan waktu 2 menit 04,10 detik pada nomor renang 200 meter gaya SEA Games 2015, Siman mengalami penurunan dengan menyumbangkan medali perak. Kemudian meraih medali emas kembali di nomor yang sama pada SEA Games 2017. Atlet yang sempat merasa takut dengan air ini juga berhasil meraih medali emas pada SEA Games 2019 di Filipina. Terakhir Siman berhasil meraih medali perunggu di SEA Games 2021 Vietnam. 2. Fareel Armindo TangkasFarrel Armandio Tangkas adalah salah satu atlet muda kebanggaan Indonesia dalam cabang olahraga renang. Walaupun terbilang masih berusia belia, berbagai prestasi telah ia torehkan untuk ibu pertiwi tercinta baik di dalam negeri maupun di luar 2019 Fareel berhasil mengemas medali perak pada SEA Games di Filipina. Fareel menuntaskan SEA Games pertamanya dengan catatan waktu 2 menit 2,75 detik di nomor 200 meter gaya punggung Fareel berhasil meraih medali perunggu pada SEA Games 2021 di Vietnam. Fareel memacu kecepatan pada final nomor 200 meter gaya punggung putra dengan catatan waktu 2 menit 1,80 pada Juni 2019, Farrel juga sempat meraih medali emas diajang SEA Age Group 2019 di Kamboja. Kemudian ia juga mendapat gelar perenang tercepat pada 42nd SEA Age Group Swimming Championship. Ajang ini digelar di Manila, Filipina pada 7 Juli Gagarin Nathaniel YusGagarin Nathaniel Yus merupakan salah satu atlet renang nasional Indonesia. Pria kelahiran 28 Desember 1995 ini telah meraih rekor nasional dalam olahraga renang. Gagarin adalah peraih medali emas di SEA Games 2017 Kuala Lumpur. Ia berhasil dengan catatan waktu 1 menit 01,76 detik di nomor 100 meter gaya dada Gagarin berhasil menyumbangkan dua medali pada SEA Games 2021 Vietnam. Ia berhasil finis kedua dengan catatan waktu 28,31 detik di nomor 50 meter gaya dada putra. Lalu meraih medali perunggu di nomor 100 meter gaya dada 2017 dalam ajang Islamic Solidarity Games ISG, Gagarin juga berhasil meraih medali emas yang berlangsung di Baku Aquatics Center di Azerbaijan. Dalam ajang tersebut, ia berhasil mencatatkan waktu tercepat 2 menit 17,23 Azzahra PermatahaniAzzahra Permatahani Merupakan perenang putri remaja asal Riau. Ia merupakan pemegang rekor nasional untuk nomor 400 meter gaya ganti perorangan putri yang diciptakannya saat berlaga di Singapura pada 2019 silam. Tak hanya itu, Azzahra menjadi satu-satunya wakil Indonesia di cabor renang putri pada Olimpiade Tokyo 2020 lewat jalur usai lebih muda, Azzahra juga meyumbangkan medali emas di SEA Games 2014 Singapura. Kemudian berhasil meraih medali perak pada SEA Games 2017 Kuala Lumpur. Saat tampil di SEA Games 2019, Azzahra berhasil meraih medali perak di nomor 200 meter gaya ganti putri, dan perunggu dari nomor 400 meter gaya ganti Angelia Gabriella YusAngelia Gabriella Yus merupakan perenang kelahiran Tarakan, Kalimantan Utara yang mulai menoreh prestasinya saat meraih medali emas di PON 2016. Angelia juga sempat meraih medali emas di PON XX Papua. Kemudian Di SEA Games 2021 Angelia turut membantu tim renang Indonesia meraih perunggu nomor estafet gaya bebas putri 4x200 Masniari wolf dan Flairene Candrea WonomiharjoMasniari wolf merupakan perenang pendatang yang berhasil menyumbangkan medali emas di SEA Games Vietnam. Perenang keturunan Batak-Jerman ini mencetak rekornas baru yakni detik di nomor 50 meter gaya punggung. Sedangkan Flairene Candrea Wonomiharjo meraih medali emas dengan catatan watu 01 menit 03,36 Editor Daftar Lengkap Pemain Bola Voli Putra dan Putri untuk SEA Games 2023 Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari di kanal Telegram “ Klik untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.

atlet renang indonesia era 80 an